Perkawinan di Gereja Katedral Selama Masa Pandemi

Hari Selasa sampai dengan Sabtu,

  • Bisa dilakukan dua kali yakni, jam 09.00 dan 13.00, dan dikhususkan untuk umat Paroki Katedral Jakarta.
  • Untuk Jumat pertama dilakukan satu kali perkawinan di jam 14.00.

Ketentuan lain tentang pendaftaran perkawinan:

  1. Pendaftaran dilakukan minimal 3 (tiga) bulan sebelum pelaksanaan perkawinan.
  2. Untuk umat Paroki Katedral Jakarta, pendaftaran dapat dilakukan melalui sekretariat paroki disertai dengan surat keterangan domisili dari Ketua Lingkungan.
  3. Setelah mendaftar dan dicatat dalam agenda gereja, segera membicarakan tanggal pelaksanaan perkawinan dengan pastor yang akan memberkati.

Dokumen yang dibutuhkan pada saat pendaftaran:

    1. FC Kartu Keluarga Katolik dan atau surat keterangan dari Ketua Lingkungan,
    2. FC Kartu Keluarga Kelurahan,
    3. Akta lahir kedua calon mempelai, masing-masing 1 lembar,
    4. Surat Baptis yang sudah diperbarui, maksudnya tidak lebih dari 6 (enam) bulan dari pelaksanaan perkawinan,
    5. Sertifikat Kursus Perkawinan dari kedua calon mempelai,
    6. Formulir pendaftaran perkawinan yang sudah ditandatangani oleh Ketua Lingkungan tempat calon mempelai berdomisili,
    7. Foto berwarna berdampingan ukuran 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar (foto pria di sebelah kanan wanita),
    8. Fotocopy KTP kedua calon mempelai, masing-masing 1 lembar.

Hal lain yang perlu diperhatikan:

    1. Gereja Katedral tidak menyediakan ruang transit untuk calon pengantin.
    2. Gereja Katedral tidak menyediakan ruang untuk acara adat dan lain-lain.
    3. Sekretariat tidak membantu untuk menghubungkan dengan petugas catatan sipil.