Segala Keturunan Akan Menyebut Aku Bahagia

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

 

Minggu ini bersamaan dengan Pesta HUT-Kemerdekaan RI ke 74, kita merayakan pesta nama pelindung Gereja dan Paroki Katedr al yakni Hari Raya St. Perawan Maria Diangkat Ke Surga. Kita semua bersyukur atas anugerah kemerdekaan bangsa kita dari penjajahan dan bersama-sama sebagai bagian dari anak negeri ini kita berjuang bersama mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang belum sepenuhnya terwujud. 

 

Untuk memeriahkan HUT RI ke 74, OMK menyelenggarakan permainan dan pesta rakyat. Semoga ini semua menjadi cermin bahwa masa depan paroki sangat menjanjikan. Dari data statistik paroki Katedral dalam BIDUK KAJ tergambar generasi muda 0 – 21th (24%), dewasa 22-59 th (56%) dan lansia >60 th (20%). Kelompok yang lama terabaikan dan kurang mendapat perhatian adalah remaja (10-15 th). Kita bersyukur sudah dimulai pendampingan kepada remaja. Memang kita ada PA, PS dan Koor anak St. Angela yang menampung aktivitas anak remaja. Segmen usia yang juga belum tampak digarap adalah OMK dewasa muda (25-35 th). Konon dulu ada aktivitas dan kelompoknya seperti Choice, KKMK, dsb. Moga-moga kelompok muda yang sudah mulai bekerja dan mencari pasangan hidup dapat berhimpun dan membangun komunitas tersendiri. Siapa tahu karena sering beraktivitas dan saling mengenal menemukan jodohnya. Untuk kategori Lansia, beberapa tahun ini paroki melalui tim Katekese membuka kesempatan baptisan lansia. Tanggal 17 Agustus ini ada 10 baptisan lansia. Data umat (BIDUK) memang belum sepenuhnya akurat, semoga dengan data yang makin baik, kita juga dapat semakin baik melayani karena memiliki dasar kuat mengambil kebijakan pastoral. 

 

Kita syukuri bersama dinamika paroki yang bertumbuh sekaligus terus menerus menata diri dan membaharui diri agar selalu relevan dan menjadi berkat bagi semua orang. Kita mulai tradisi baru persiapan batin dengan Triduum (H-3) jelang Hari Raya Maria Assumpta, 15-17 Agustus dengan rangkaian doa Rosario, Ekaristi, Adorasi dan Ibadat Malam. Kita ingin bersyukur bersama Bunda Maria dalam kidung Magnificat “Jiwaku memuliakanJiwaku memuliakan Tuhan dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku.” Dalam kesempatan hari pesta pelindung paroki tahun 2019 ini kita meresmikan logo dan himne Paroki Katedral yang sudah diperkenalkan dan digunakan, namun belum dideklarasikan secara resmi. 

 

Semoga seperti Bunda Maria yang menyapa kita di pintu utama Gereja kita boleh mengalami bahagia seperti Bunda Maria, “Segala keturunan akan menyebut aku bahagia” Semoga berkat doa dan penyertaan Bunda Maria, Yang Diangkat Ke Surga, Bunda Segala Suku, Bunda Umat Berhikmat, kita semakin memuliakan Tuhan dan bersukacita dalam peziaran hidup sebagai hamba Allah seperti teladan Bunda Maria.

 

Tuhan memberkati. 

This entry was posted in Seputar Gereja. Bookmark the permalink.