Menjadi Murid Sejati

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

 

Dalam bulan September kita diajak untuk semakin mengenal dan mencintai Kitab Suci dalam gerakan Bulan Kitab Suci Nasional. Tahun ini KAJ memilih tema BKSN 2018 sejalan dengan tahun Persatuan yaitu “Bersatu Dalam Terang Firman”. Kita diajak untuk bersama-sama mendalami tema-tema belajar mengatasi konflik dalam Persaudaraan, Perkawinan, Pelayanan dan Pilihan Politik. Kiranya kita semakin boleh melatih diri terus menerus mengusahakan persatuan dan kesatuan di antara kita semua. 
 

Semoga kita menjadi murid-murid Yesus yang baik, sebagaimana harapan Bapa Suci Fransiskus: “Dengan membaca Injil setiap hari, kita terbantu untuk mengalahkan cinta diri dan membuat kita semakin mampu mengikuti Yesus Guru kita dengan penuh semangat.” 
 

Menjadi murid Yesus berarti kita pertama-tama mengenal dan mengalami secara mendalam pribadi Yesus yang kita ikuti. Pertanyaan Yesus kepada para murid merupakan pertanyaan yang selayaknya kita renungkan tiap kali yaitu “Siapakah Aku ini menurut kamu?” Jawaban kita menentukan seperti apa kita sesungguhnya di hadapan Yesus. Kalau kita sungguh mau ikut Yesus sering kali menempatkan kita pada situasi yang tidak mudah, pilihan-pilihan sulit dan rumit, atau bahkan mengalami penolakan dan penganiayaan. Yesus sejak awal mengingatkan pada siapapun yang mau mengikuti Dia, “Barangsiapa mau mengikuti Aku harus menyangkal diri, memikul Salibnya dan mengikuti Aku”. Hal yang sama digemakan kembali oleh Paus Fransiskus yaitu mengikuti Yesus itu sebuah pilihan yang menantang: “If we wish to follow Christ closely, we can not choose an easy, quiet life. It will be a demanding life, but full of joy.” (Bila kita sungguh mau ikut Yesus semakin dekat, kita tidak bisa memilih hidup yang gampang, enak, tenang-tenang saja. Justru sebaliknya, hidup yang menantang namun penuh sukacita). 
 

Kita mohon rahmat melalui Bunda Maria agar kita boleh semakin mengalami diteguhkan dalam peziarahan kita untuk menjadi murid-murid Yesus yang tangguh dan setia. Semoga melalui pendalaman Kitab Suci yang kita lakukan bersama dalam kelompok / lingkungan, maupun pendalaman secara pribadi, kita dapat semakin mengenal, mencintai dan mengikuti Yesus. Tuhan memberkati. 

This entry was posted in Seputar Gereja. Bookmark the permalink.