Mgr Edmundus
S Luypen lahir pada tahun 1855 dan ditahbiskan
menjadi imam praja di Keuskupan Breda pada tahun
1879. Beberapa tahun lamanya imam muda ini mempelajari
musik gerejani di Regensburg lalu masuk novisiat
Jesuit. Pada hari Natal ke dua 1889 tiba di Jakarta
dan sampai diangkat menjadi Vikaris Apostolik
dengan surat Paus Leo XIII tertanggal 21 Mei 1889
beliau berkarya di Maumere - Flores.
Pada masa ini Gereja Katedral selesai dibangun
kembali setelah ambruk pada 9 April 1890. Peresmian
Gereja St. Perawan Maria Diangkat Ke Surga ini
dilakukan tanggal 21 April 1901.
Peristiwa penting selama 24 tahun Mgr Luypen memimpin
Vikariat Jakarta itu adalah pembagian vikariat
raksasa ini. Wilayah Gerejani Jakarta waktu sangat
luas, membentang dari Sumatra sampai Irian Jaya.
Pembagian Vikariat Apostolik Batavia ini dimulai
dari Prefektur Apostolik Irian Jaya - Maluku (1920),
disusul Prefektur Apostolik Kalimantan (1905),
Prefektur Apostolik Sumatra (1911), Prefektur
Apostolik Nusatenggara, kecuali Pulau Flores (1913),
Pulau Flores bergabung dengan Prefektur Apostolik
Nusatenggara (1914) dan akhirnya Prefektur Apostolik
Sulawesi (1919). Vikariat yang tadinya paling
luas didunia ini akhirnya hanya meliputi pulau
Jawa saja.
Mgr Luypen dipanggil Tuhan pada tanggal 1 Mei
1923. Hampir 25 tahun lamanya beliau memimpin
Vikariat Apostolik Jakarta.
|