Pada tanggal
16 Juni 1874 Pastor Claessens diangkat sebagai
Vikaris Apostolik. Mgr Claessens melihat suatu
perubahan iklim yang besar di Indonesia. Tahun
1869 Terusan Zues dibuka dan dalam sepuluh tahun
selanjutnya perusahaan-perusahaan pelayaran berkembang
dengan cepat. Namun beliau tidak antusias melihat
perkembangan ini. Bahkan beliau menyarankan orang
Katolik tidak mencari kehidupan di Batavia sebab
moralitas masyarakat Belanda begitu rendah.
Tahun-tahun terakhir dari Mgr Claessens amat tragis
dan mirip hari-hari tua Mgr Vrancken. Dalam tahun
1888 Mgr Claessens sudah mencapai usia 70 tahun
dan hampir 40 tahun berkarya di Indonesia. Pada
pertengahan 1890 beliau disarankan untuk berobat
ke Eropa tapi tidak dihiraukan. Kemudian Mgr Claessens
merasa begitu lemah sehingga Pater van Santen
diangkat menjadi sebagai Pro -Vikaris. Selanjutnya
Mgr Claessens pindah ke Bogor. Pada tanggal 23
Mei 1892 Mgr Claessens diberhentikan dari jabatan
Vikaris Apostolik dan Pater Walterus Staal ditunjuk
sebagai Vikaris Apostolik yang baru. Mgr Claessens
wafat pada 10 Juli 1895.
|