Dengan putusan
Roma tertanggal 20 September 1842 Prefektur Apostolik
Jakarta diangkat penjadi Vikariat, dan Mgr. Yacobus
Grooff Pr dibenum menjadi Vikaris Apostolik yang
pertama.
Lahir di Amsterdam dalam tahun 1800. Sesudah ditahbiskan
menjadi imam, beliau berangkat misi ke Suriname;
di sana beliau bertugas khususnya melayani orang-orang
yang sakit kusta. Ketika diangkat menjadi Vikaris
Apostolik di Jakarta, mulanya beliau keberatan,
namun usahanya untuk membatalkan benuman ini tidak
berhasil. Akhirnya pada tanggal 6 Desember 1844,
beliau berangkat bersama 4 imam baru. Sikap Mgr
Grooff yang tidak luwes membuatnya sering berbenturan
dengan pemerintah dan para imam yang telah lebih
dulu berkarya. Apalagi pada waktu itu berkembang
perilaku-perilaku yang kurang baik di tubuh para
imam di Hindia Belanda.
Melihat situasi semacam ini beliau mengeluarkan
peraturan keras untuk membersihkan tingkah laku
yang tidak baik di wilayahnya. Sikap ini menimbulkan
reaksi keras dari para imam dan umat. Campur tangan
Gubernur Jenderal Y.Y. Rochussen dalam konflik
ini ditolaknya karena dianggap Vikaris hanya bertanggung
jawab terhadap Tahta Suci. Akibatnya, beliau bersama
empat imam lainnya diusir pada awal Februari 1846.
Mgr. Grooff akhirnya kembali lagi pada misinya
yang lama di Suriname dan beliau wafat dalam tahun
1852.
|